oleh

Disperindagkop dan UKM Sulbar Bersiap Salurkan Bantuan Modal UMKM-IKM Gelombang Kedua

-Mamuju-1.797 views

MAMUJU — Sedikitnya 3.112 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah Industri Kecil Menengah (UMKM-IKM) Sulbar telah menerima bantuan. Gelombang kedua segera menyusul.

Bantuan yang telah tersalur baru menyasar 30 persen IKM dan UMKM di Sulbar. Masih banyak belum tersentuh.

Menurut Kepala Dinas Koperasi Industri Perdagangan dan UMKM Sulbar, Amir Maricar, Pemprov akan kembali menyalurkan bantuan bagi pelaku usaha lain.

“Yang kita salurkan baru gelombang pertama, baru 30 persen. Akan ada lagi gelombang kedua,” tuturnya, Minggu, 2 Agustus 2020.

Tentu akan menyasar UMKM dan IKM yang belum terdaftar di gelombang pertama. Namun, tidak semua UMKM dan IKM di Sulbar bakal dibantu dengan bantuan modal.

Menurut Amir, untuk kategori usaha besar diarahkan agar terdaftar dalam Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) guna mendapatkan bantuan modal lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pembiayaan Ultra Mikro (UMi), dan Permodalan Nasional Madani (PNM).

Kebijakannya ini sebagai tindak lanjut penetapan Perppu 1 tahun 2020 dan PP 23 tahun 2020 tentang Pemulihan Ekonomi Nasional. Setiap daerah dianjurkan mengucurkan APBD hasil refocusing untuk pemulihan ekonomi daerah psa Pandemi Covid-19.

Pemprov Sulbar pun mengalokasikan dana APBD untuk keperluan modal bagi pelaku usaha. Beberapa kabupaten lainnya juga sudah menjalankan.

Sehingga Amir Maricar berharap, seluruh kabupaten turut mengorek APBD hasil refocusing mengalokasikan bantuan modal untuk menyasar sejumlah IKM dan UMKM di Sulbar.

“Kita harap pemerintah kabupaten juga bergerak mendorog ini, (Bantuan Modal IKM dan UMKM, red),” tutup Amir, Minggu 2 Agustus.

Bantuan modal dari Pemprov Sulbar tersebut, disalurkan langsung oleh Gubernur Sulbar bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup pemprov Sulbar.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyerahkan bantuan kepada pelaku UMKM dan IKM, di Sport Center Polewali Mandar, Kamis, 30 Juli 2020.

Gubernur dan rombongan menyisir empat kabupaten, pada 28-30 Juli, kemarin. Sisa Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Mamuju, yang bakal menerima dukungan serupa pada 5 Agustus nanti.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada IKM dan UMKM yang dianggap terdampak pandemi korona.

Diharap menjadi penyemangat UMKM-IKM membangkitkan usahanya kemali seperti sebelumnya. Dia pun menekankan agar bantuan tersebut betul-betul dipergunakan untuk pengembangan usaha, bukan untuk keperluan lain.

“Sulbar harus terus bergerak, pelaku usaha harus tetap menjalankan usahanya, kita tidak boleh berdiam karena korona,” ucap Ali.

Tentunya, pesan Ali, pelaku usaha dalam menjalankan usahanya tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Kamis 30 Juli, 151 pelaku UMKM dan 135 pelaku IKM Majene menerima bantuan modal dari Pemprov di ruang pola kantor bupati.

Gubernur menekankan, bantuan dalam rangka pemulihan ekonomi bagi pelaku UMKM dan IKM yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Majene dan Sulbar.

“Hasil pemetaan dampak covid-19 bagi pelaku UMKM dan IKM di Sulbar, terdapat permasalahan pokok, seperti menurunnya jumlah pembeli dan omzet produksi, kesulitan mengatur modal sehingga pemasaran terganggu dan beberapa faktor lainnya,” ucapnya.

Gubernur berharap, bantuan tersebut dapat membantu para pelaku UMKM dan IKM dalam mengembangkan usahanya dan yang menerima bantuan tersebut, betul-betul yang memang berhak menerima.

Penjabat (Pj) Sekkab Majene, Burhan mengaku bersyukur dengan dukungan permodalan bagi pelaku usaha kecil di Kota Pendidikan ini.

Pemkab Majene juga berterima kasih kepada Gubernur Sulbar yang telah meluangkan waktu untuk memberikan bantuan secara langsung.

“Apa yang dilakukan Pemprov Sulbar juga sejalan dengan yang kami lakukan di Majene dalam hal penanganan pelaku usaha yang terdampak Covid-19,” ujar Burhan. (mbr/RS)

Loading...

Komentar