oleh

Pulihkan Ekonomi Sulbar, Disdagkop dan UKM Sulbar Bantu UMKM dan IKM

MAMUJU — Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar beserta sejumlah jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sulbar melakukan kunjungan kerja (kunker) di enam kabupaten se-Sulbar. Kunker dimulai di Dua Kabupaten yakni, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) dan Pasangkayu.

Di Kabupaten Mateng, rombongan terlebih dahulu melayat ke rumah duka alm. Hj. Hadia ibunda Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni yang wafat Senin, 27 Juli 2020.

Usai melayat, Gubernur Sulbar beserta rombongan bergeser ke Kantor Bupati Mateng dalam rangka menyerahkan bantuan kepada sejumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM), Masjid dan taman pendidikan Al-Quran melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagkop dan UKM) Sulbar, Selasa, 28 Juli 2020.

“Pemprov Sulbar melalui Disdagkop dan UKM Sulbar memberikan bantuan modal kepada 179 IKM dan 92 UMKM yang terdampak pandemi corona di Kabupaten Mateng dengan total Rp. 671.000.000,” ujar Ali Baal saat menyampaikan sambutan.

Sementara di Kabupaten Pasangkayu, Ali Baal kembali menyerahkan bantuan kepada 221 UMKM dan 117 IKM dengan total Rp. 856.500.000. Diketahui, sebanyak 3.122 UMKM dan IKM di enam kabupaten se-Sulbar akan disuntik bantuan modal sebesar Rp. 7,6 miliar.

“Pelaku IKM dipasangkayu yang mendapatkan sebanyak 177 orang dan UMKM sebanyak 221 orang. Saya harap bukan hanya dari pemerintah provinsi saja yang memberikan bantuan, pemerintah Kabupaten Pasangkayu juga harus menyediakannya,” ujarnya.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar foto bersama usai menyerahkan bantuan modal kepada sejumlah pelaku usaha UMKM dan IKM di Kabupaten Pasangkayu.

Lanjut Ali Baal, wabah korona telah menekan usaha mikro, serta menimbulkan kerugian materil dan berdampak pada aspek sosial, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Berdasarkan hasil pemetaan dampak covid -19 bagi UMKM dan IKM di Sulbar terdapat permasalahan pokok yakni menurunnya jumlah pembeli dan omzet produksi, sehingga pemasaran menjadi terganggu. Selain itu, kesulitan mendapatkan bahan baku produksi baik karena tingkat kemahalan hartati maupun kelangkaan bahan baku, kesulitan mengatur modal usaha, kesulitan membayar kredit usaha dan faktor lain yang semuanya berdampak pada menurunnya keberadaan UMKM dan IKM secara ekonomi,” ujarnya.

Ali Baal mengharapkan, para penerima betul-betul mempergunakan modal yang diberikan untuk mengembangkan usaha mereka.

“Kita berharap bantuan modal ini dapat dimanfaatkan dangan baik dan betul-betul digunakan untuk menghidupkan kembali usahanya sehingga perekonomian kita dapat dipulihkan,” ujarnya.

Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni, mengemukakan, Kabupaten Mateng merupakan salah satu daerah terdampak covid 19 sehingga berdampak buruk baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian.

Aras menambahkan, Pemkab Mateng telah berperan aktif menangani covid 19. Seluruh stakeholder harus bersatu untuk mengatasi masalah yang dialami masyarakat saat ini. Sebab pemerintah tidak akan dapat berjalan sendiri tanpa bantuan dari semua stakeholder yang ada.

“Salah satu sektor yang terdampak covid 19 adalah UMKM dan IKM, sehingga perlu mendapat perhatian dari kita semua demi kelangsungan usaha mereka serta mengurangi kemiskinan dan menyerap tenaga kerja untuk menghidupkan perekonomian daerah,” ujarnya.

Kajati Sulbar, Darmawel Aswar menegaskan,kepada masyarakat yang menerima bantuan untuk tidak menyalahgunakan bantuan tersebut dengan membeli sesuatu yang tidak ada sangkut pautnya dengan usaha yang dilakoni.

“Jangan sampai bantuan dari pemerintah ini dibelikan handphone atau pakaian, tapi manfaatkan untuk modal usaha. Karena kalau dibelanjakan ke hal lain itu sudah masuk dalam kategori korupsi,” ujarnya.

Kepala Disperindagkop dan UKM Sulbar Amir Maricar mengatakan, bantuan yang disalurkan kepada UMKM dan IKM bervariasi besaran dananya. Disesuaikan dengan usaha yang digelutinya. Jika usahanya besar, maka bantuan yang diberikan juga besar.

“Dana bantuan modalnya beragam sesuai usahanya. Ini merupakan komitmen kita dalam memulihkan perekonomian Sulbar. Bantuan ini untuk semua kabupaten se-Sulbar,” ujarnya. (imr)

Loading...

Komentar