oleh

Direktur RSUD Polewali Mundur

POLEWALI – Pelaksana Tugas Direktur RSUD Polewali, dr Andi Emy Purnama mengundurkan diri dari jabatan. Pengunduran diri dr Andi Emy Purnama ini disampaikan lewat surat pernyataan yang ditujukan ke Bupati Polewali Mandar, Sabtu 11 Juli lalu.

Dalam dua pekan terakhir ini gelombang aksi demonstrasi yang dilakukan elemen mahasiswa dan warga Balanipa yang menuntut mundur Plt Direktur RSUD Polewali menjadi salah satu penyebabnya.

Pengunduran diri Plt Direktur RSUD Polewali, dr Andi Emy Purnama terhitung mulai Senin, 13 Juli.

Andi Emy melayangkan surat pengunduran dirinya yang ditujukan ke Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar sejak Sabtu, 11 Juli. Dalam surat pengunduran dirinya itu, Andi Emy beralasan agar lebih fokus bekerja pada jabatan defenitifnya sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan Polewali Mandar.

“Iya benar (mengundurkan diri). Saya memang selama ini merangkap jadi sekarang fokus di Dinkes saja,” kata dr Emy dihubungi, Senin kemarin.

Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar, langsung mengkaji permohonan Andi Emy tersebut. Pihaknya juga telah memenuhi tuntutan demonstran yakni memberi sanksi kepada petugas medis yang menolak untuk memberikan tindakan medik kepada pasien kasus kematian bayi. “Sanksi berupa teguran dan untuk sementara dokter tersebut tidak dapat melakukan tindakan medis,” katanya.

Menindaklanjuti peristiwa tewasnya bayi seorang pasien covid yang lambat ditagani, Andi Ibrahim juga telah melakukan pembenahan ruangan operasi khusus untuk pasien covid-19 dan diperkirakan akan rampung dalam waktu dekat.

Bahkan Bupati mengutus Kasubag Protokol Bagian Prokopin Pemkab Polman, Andi Iip Putra untuk menyerahkan surat jawaban Bupati Polman atas tuntutan mahasiswa ke kordiantor aksi, Senin kemarin. (mkb)

Loading...

Komentar