oleh

Tangkal Korona, Sirajuddin: Ingin ke Majene, Kita Minta Putar Balik

MAJENE, RADAR SULBAR — Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Sabtu 23 Mei mulai menerapkan pembatasan mobilisasi orang ke daerah ini.

Hari pertama upaya penguatan pencegahan penyebaran wabah virus korona atau covid-19 ini, membuat sejumlah pengendara terpaksa berbalik arah.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Majene, Sirajuddin mengatakan, pembatasan dilakukan agar pergerakan orang dari Majene ke Polman maupun Polman ke Majene tidak terlalu banyak.

Demikian pula dari arah Kabupaten Mamuju. Merupakan bentuk antisipasi untuk menekan tingkat mobilitas orang yang biasanya membeludak saat Hari Raya Idul Fitri. Target utamanya, memutus penyebaran virus korona.

JUBIR Gugus Tugas Penanganan covid-19 Majene, Sirajuddin

“Mulai hari ini hingga 27 Mei pembatasan ini akan dilakukan. Jadi, orang yang ingin ke Majene kita minta putar balik,” tegas Sirajuddin, Sabtu 23 Mei.

Ada tiga titik yang dijaga perbatasan Polman-Majene, Majene-Mamuju, dan Tande-Galung Lombok yang merupakan bagian dari perbatasan Kabupaten Majene-Polman.

“Jadi, gugus tugas tetap bertugas meski hari lebaran nanti. Ini semua kita lakukan agar penyebaran virus korona bisa ditekan. Jadi kami juga memohon pengertian dan kerjasamanya,” tambah Sirajuddin. (r2/rul)

Loading...

Komentar