oleh

Tak Gunakan Masker dan Helm, Pengendara Disanksi Push Up

MAMASA – Kedapatan tak pakai masker saat keluar rumah, sejumlah pengendara yang masih berusia remaja didenda push up oleh Kapolres Mamasa AKBP Indra Widiatmoko, Rabu 27 Mei. Padahal Pemkab Mamasa telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat yang keluar rumah tetap mematuhi protokol kesehatan. Diantaranya cuci tangan dan memakai masker saat berpergian.

Beberapa remaja yang kedapatan tidak menggunakan helm dan tidak memakai masker saat berkendaraan diberi sanksi dengan push up saat melintas di jalan simpang lima Kota Mamasa.

Kapolres Mamasa AKBP Indra Widiatmoko menyampaikan pemberian sanksi dilakukan sebagai sebuah peringatan masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas untuk menggunakan helm.

“Termasuk mematuhi anjuran pemerintah ditengah pandemik Covid-19,” kata AKBP Indra.

Menurutnya, warga diminta memakai masker saat bepergian ditengah pandemi Covid-19, agar terhindar dari wabah virus korona.

“Ini peringatan yah, kalau menggunakan kendaraan saat bepergian harus mengenakan masker dan helm,” tegasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar sedianya dapat patuh terhadap anjuran pemerintah agar mengikuti protokol kesehatan.

Indra menilai masyarakat Mamasa sudah mulai mematuhi anjuran pemerintah sekitar 80 persen. “Hanya saja, terkadang kebanyakan masyarakat yang tidak mematuhi anjuran pemerintah untuk memakai masker dari kalangan remaja,” sesalnya.

Kapolres menambahkan kedepan pihaknya masih mendapati masyarakat yang tidak menggunakan masker akan kami beri sanksi. “Karena, sudah beberapa remaja yang kami beri sanksi push up karena tidak gunakan helm dan masker saat bepergian,” tambahnya. (r4/mkb)

Loading...

Komentar