oleh

IKA Smansa Majene Bagikan Paket Berbuka

MAJENE, RADAR SULBAR — Semangat berbagi di Bulan Suci Ramadan kian intens dilakukan sejumlah elemen masyarakat di Provinsi Sulawesi Barat.

Salah satunya ditunjukkan Ikatan Alumni SMA 1 Majene (Smansa) Angkatan 2002 yang pada Jumat sore bergerak membagikan paket berbuka puasa bagi warga di Kecamatan Banggae dan Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene.

Personel IKA Smansa 02 Majene membagikan paket berbuka di sejumlah titik. Terutama bagi warga kurang mampu yang tetap rutin beraktivitas, seperti para tukang becak, dan pekerja harian lainnya.

Petugas portal posko pengawasan covid-19 juga tak luput dari sasaran mereka. Diantarannya, pos penjagaan di area perbatasan Kabupaten Majene-Polewali Mandar, hingga posko di wilayah kelurahan.

“Aksi kami ini sebagai bentuk solidaritas dan dukungan bagi saudara-saudara kita, terutama saat ini di tengah pandemi wabah virus korona,” ujar Thamrin salah satu anggota IKA Smansa 02 Majene, Jumat.

Dijelaskan bahwa paket yang dibagikan tidaklah seberapa. Ia pun berharap warga tetap bersemangat menjalankan ibadah puasa di tengah pendemi korona yang kini masih menghawatirkan.

PERSONEL IKA Smansa 02 Majene, Sulbar berbagi di beberapa titik di Majene.

Anggota IKA Smansa lainnya, Hj Indrayani menjelaskan bahwa, waktu berbuka merupakan salah satu kebahagiaan bagi orang yang menjalankan ibadah puasa.

“Menjadi kesyukuran juga bagi kami keluarga besar alumni Smansa Majene, karena masih diberi kesempatan untuk bisa berbagi dengan sesama. Mudah-mudahan ini bisa kita terus lakukan kedepannya dengan lebih baik lagi,” terang Indrayani.

Pihaknya berharap para pekerja harian dan masyarakat membutuhkan lainnya turut terbantu, sekaligus menjadi pelecut bagi pihak lain untuk turut berbagi, terutama dalam menekan dampak pandemi korona.

POSKO covid-19 di wilayah perbatasan Kabupaten Majene-Kabupaten Polman.

Khusus Kabupaten Majene, jelang lebaran tahun ini, Gugus Tugas Penanganan covid-19 Majene, menerapkan pembatasan pergerakan orang masuk ke daerah ini.

“Dilakukan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus korona disaat lebaran. Kita akan terapakan mulai Sabtu hingga Selasa 26 Mei,” ucap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan covid-19 Majene Sirajuddin, Kamis 21 Mei.

Menurutnya, saat lebaran atau setelah lebaran, biasanya banyak yang pergi silaturahim pada keluarganya di Tinambung, Wonomulyo, Campalagian, dan Pambusuang Kabupaten Polman. Begitupun sebaliknya, masyarakat Polman banyak yang ke Majene.

“Itu yang kita hindari agar penyebaran virus korona bisa ditekan. Jangan sampai secara tidak sadar saudara-saudara kita ini ada yang membawa virus. Itu akan berakibat fatal. Maka itu, hari lebaran gugus tugas akan tetap bertugas,” tegasnya. (***)

Loading...

Komentar