oleh

Dongrak Pengawasan Pemilu, Bawaslu Sulbar Rangkul Milenial

MAMUJU – BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulbar membuka Sekolah Kader Pengawas Pemilu (SKPP) Daring yang diikuti 100 peserta yang merupakan generasi muda Sulawesi Barat.

Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo mengatakan, keterlibatan peserta SKPP Daring diharapkan bisa meningkatkan kualitas demokrasi di Sulbar, termasuk dalam pencegahan dan pengawasan.

“Penyelesaian sengketa juga bisa di maksimalkan dengan kehadiran adek-adek peserta SKPP Daring setelah belajar via daring dan diskusi nantinya,” kata Sulfan di Kantor Bawaslu Sulbar, awal pekan ini.

Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo yang hadir melalui video conference menyampaikan bahwa terciptanya kader-kader pengawasan partisipatif soal kepemiluan, bisa menjadi mitra Bawaslu dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

“Banyak yang bisa dilakukan, apakah jadi pemantau dan ikut berkonstribusi membangun kualitas demokrasi di Indonesia,” ujar Ratna.

Penundaan jadwal pemilihan yang dialihkan ke Desember 2020, tentunya masih terbuka ruang perubahan melihat kondisi pandemik Covid-19 yang belum usai. Ratna mengungkapkan, bisa saja Pilkada serentak dilaksanakan September 2021.

“Tentu dengan mempertimbangkan pada prinsip kualitas pilkada mulai dari proses sesuai peraturan per undang-undangan sehingga melahirkan pemimpin yang berkualitas, persoalan kesiapan anggaran dan perangkat hukum yang menjadi payung hukum, selama masih belum ada PERPPU (Peraturan Perundang-undangan,red) maka sampai hari ini masih tetap mengacu pada UU Pilkada No 10 Tahun 2016 dan PKPU Tahapan,” urai Ratna.

Ratna berharap, SKPP Daring yang diikuti 100 kaum milenial dari Sulbar bisa tampil menghambat laju politik uang dan memperbaiki kualitas demokrasi sehingga melahirkan pemimpin bertanggung jawab dan berdedikasi tinggi. (m5/rul)

Loading...

Komentar