oleh

Lapas di Sulbar Siapkan Ruang Isolasi Covid-19

MAMUJU–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Provinsi Sulawesi Barat menyiapkan ruang isolasi jika ada warga binaan yang terindikasi orang dalam pemantauan (ODP) sebagai upaya menekan penyebaran COVID-19.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Sulbar Elly Yuzar mengatakan, di Lapas Polewali Mandar telah disiapkan ruang isolasi mandiri untuk melakukan isolasi jika ada narapidana dari Lapas Kelas III Mamasa dan Majene yang terindikasi ODP COVID-19. Untuk wilayah Mamuju, ruang isolasi di LPKA Mamuju, demikian juga di Rutan Pasangkayu.

Kanwil Kemenkum HAM telah mengambil berbagai langkah untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Lapas dan Rutan di Sulbar. Termasuk lanjut Elly Yuzar, sidang tahanan yang sudah dilakukan secara daring atau dalam jaringan. ”Jadi, tahanannya disidang tanpa keluar Rutan, tetapi dihubungkan dengan monitor televisi di Rutan dan ruang sidang,” ucap Elly Yuzar.

Selain itu tambahnya, Lapas dan Rutan di Sulbar juga memberikan vitamin untuk menambah stamina penambah daya tahan tubuh untuk petugas dan warga binaan.

Upaya lain, yakni menyediakan bilik sterilisasi, dengan mewajibkan semua petugas dan pengunjung diwajibkn memasuki bilik tersebut sebelum memasuki Rutan.

Kunjungan langsung kata dia, juga ditiadakan dan diganti dengan video call kepada warga binaan. Ia juga menyatakan, seluruh petugas di Lapas dan Rutan sudah dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) berbahan plastik, dengan dilengkapi masker, kacamata pelindung, sepatu boots serta sarung tangan. ”Semua ini dibeli melalui anggaran Divisi Pemasyarakatan,” ucapnya.

”Kami juga terus mensosialisasikan pola hidup sehat bagi warga binaan maupun petugas,” tutur Elly Yuzar.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Sulbar Harun Sulianto mengatakan, petugas Lapas dan Rutan tetap bekerja seperi biasa dan tidak ikut menjalani “work from home” atau bekerja di rumah, seperti ASN pada umumnya.

”Setiap hari saya menelpon Kepala Llapas dan Kepala Rutan untuk menyemangati agar petugas bersemangat dan tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan ketat dan memonitor suhu badan warga binaan setiap hari,” kata Harun Sulianto. (ant)

Loading...

Komentar