oleh

KPU Pasangkayu tak Bisa Penuhi Surat Bupati Soal Data

PASANGKAYU — “Menyikapi adanya calon peserta yang menggunakan jalur independen dalam kontestasi Pemilukada Kabupaten Pasangkayu, maka dipandang perlu dilakukan sinkronisasi data kependudukan masyarakat yang diusulkan oleh calon peserta independen tersebut dengan data kependudukan Pemda Kabupaten Pasangkayu”.

Demikian petikan surat yang beredar luas di media sosial, dan jadi perbincangan di Pasangkayu, Sulawesi Barat. Dokumen dengan Kop Bupati Pasangkayu ini, tertanggal 17 Maret 2020.

Komisioner KPU Pasangkayu, Alamsyah menekankan bahwa sinkronisasi data pemilih menjadi agenda wajib bagi penyelenggara Pemilu dengan instansi terkait di daerah. Ini kata dia, sesuai instruksi dalam PKPU dan UU tentang Pemilu.

“Kalau data dukungan yang masuk ke kami, tidak termuat dalam DPT ataupun di DP4, maka kami tetap akan melakukan koordinasi dan sinkronisasi ke Capil, sebagai instansi pemerintah yang menangani masalah kependudukan,” terang Alamsyah, Jumat 20 Maret.

Diketahui, surat tersebut bernomor: 270/532/Umum, bersifat penting. Ditujukan kepada Ketua KPU Pasangkayu. Ditandatangani Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa.

Intinya meminta KPU Pasangkayu memberikan data kependudukan masyarakat yang diusulkan oleh balon peserta Pilkada Pasangkayu yang melalui jalur independen kepada Pemda setempat melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pasangkayu, untuk selanjutnya dilakukan sinkronisasi.

KPU Pasangkayu membenarkan adanya surat ini, namun Alamsyah menekankan bahwa KPU tidak memiliki landasan untuk menyerahkan dokumen berupa data dukungan yang disetor pihak balon perseorangan. “Tidak ada diatur baik dalam PKPU ataupun di Undang-Undang Pemilu,” tegas Plh. Ketua KPU Pasangkayu ini.

Selain itu, pihak KPU juga telah melakukan sinkronisasi data dengan Dukcapil Pasangkayu pada 18 Maret.
Jelasnya kata Alamsyah, Balon perseorangan yang mengumpulkan KTP sebagai syarat dukungan adalah KTP elektronik yang diterbitkan Disdukcapil Pasangkayu.

Sebagai informasi, Duet Abdullah Rasyid dan Muhammad Yusri M Nur telah menyetor berkas dukungan ke KPU Pasangkayu sebagai balon kandidat perseorangan Pilkada Pasangkayu 2020. Jumlahnya 10.967 nama. Belakangan dinyatakan memenuhi syarat sebanyak 9.921 orang, dan akan kembali didalami oleh pihak penyelenggara.

Di lain sisi, beberapa politisi kini bergerilya mengumpulkan rekomendasi Parpol untuk ikut bertarung di daerah ini. Diantaranya; Muhammad Saal yang menjabat wakil bupati Pasangkayu, dan Yaumil Ambo Djiwa yang merupakan legislator Pasangkayu juga saudara bupati setempat. (r2/rul)

Loading...

Komentar