oleh

Kakanwil Kemenkumham Sulbar Lantik Tiga Pejabat Baru

MAMUJU – Kepala Kemenkum HAM Sulbar Harun Sulianto melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada tiga pejabat baru di Kantor KemenkumHAM Sulbar, Selasa 14 Januari 2020.

Masing-masing pejabat administrasi, pejabat fungsional perancang peraturan perundang-undangan pertama dan Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) perdagangan.

Harun berpesan kepada pejabat yang baru saja dilantik agar melakukan pembinaan, monitoring dan pengawasan terhadap jajaran pegawai KemenkumHAM Sulbar dan satuan kerja lainnya.

“Tugas kalian adalah mengawasi anggota kita agar menjadi aparatur yang berintegritas, menegakkan aturan dengan benar, menegakkan keadilan dan melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai pejabat perancang perundang-undangan agar banyak belajar dan menyesuaikan diri, karena fungsinya sangat dominan. Semua Ranperda mulai dari perencanaan, harmonisasi dan finalisasi menjadi tugasnya. Isu terkini terkait omni bus law. Bagaimana peraturan-peraturan yang menghambat investasi dan menghambat lapangan kerja harus di by pass.

“Kalian merumuskan bagaimana cara mengharmonisasi peraturan yang ada sehinga pro kepada investasi, pro kepada pertumbuhan UMKM dan pro kepada reformasi birokrasi yang tidak berbelit-belit agar menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi masyarakat,” ujarnya.

Khusus kepada pejabat PPNS perdagangan, Harun meminta agar bisa menjadi penegak hukum yang baik. Karena banyak masalah yang berkaitan dengan penegakan hukum perdagangan yang bisa merugikan masyarakan atau konsumen. Seperti makanan yang sudah ekspayer, makanan yang tidak sesuai dengan konten dan bahkan ada yang tidak memiliki izin.

Tapi sebaik-baik penegakan hukum adalah mengutamakan pencegahan agar orang tidak melanggar hukum dan tidak merugikan banyak orang. Jadikan upaya penegakan hukum pidana sebagai langkah terakhir. Utamakan upaya mediasi dan pencegahan agar semua taat hukum dalam menjalankan perdagangan.

“Kami akan selalu melakukan sinergitas, sinkronisasi dan harmonisasi kepada semua pihak terkait. Jangan menegakkan hukum tanpa melakukan koordinasi dan berkolaborasi. Indonesia, khususnya Sulbar hanya akan maju jika melakukan koordinasi, membangun budaya kekeluargaan dan gotong royong,” ujarnya.

Ia minta kepada pejabat yang baru dilantik agar terus menjaga integritas, sinergi dan kolaborasi dengan penegak hukum dan pemda.

“Kehadiran saudara di sulbar harus memberikan kontribusi positif bagi peningkatan daya saing Sulbar sebagai penyangga ibu kota Negara. Semoga sinergitas kita akan memberikan kemanfaatan dan kemashlahatan bagi pembangunan di Sulbar khususnya mensejahterakan dan memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Kanwil KemenkumHAM Sulbar juga melakukan penandatangan MoU dengan media. Karena peran media sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sosial participation dan sosial control di KemenkumHAM Sulbar.

“Mudah-mudahan dengan bantuan media semakin memberikan gairah dan semangat kepada kami untuk membangun bangsa dan negara kita,” tutupnya. (ian/rs)

Loading...

Komentar