oleh

Butuh Dua Pekan untuk Mengetahui Hasil Otopsi Mantan Istri Sule

JAKARTA–Rizky Febian datang, disusul sang adik, Putri Delina. Dua anak komedian Sule itu menyaksikan langsung pembongkaran makam sang ibunda, Lina, Kamis 9 Januari, di Bandung.

Pembongkaran makam di Jalan Sekelimus, Kota Bandung, itu dilakukan polisi dan tim forensik RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Pembongkaran dimaksudkan untuk mengambil sampel buat diteliti di laboratorium.

Jenazah mantan istri Sule itu kemudian dibawa ke ambulans untuk kembali dimakamkan. Tapi, di pemakaman berbeda. Yakni, di TPU Nagrog, Ujung Berung, Kota Bandung. ”Pembongkaran ini merupakan tindak lanjut dari laporan Saudara Rizky Febian kepada Polrestabes (Bandung), Senin 6 Januari, lalu,” kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga seperti dikutip Radar Bandung.

Laporan itu berisi dugaan kejanggalan penyebab kematian lantaran terdapat lebam di bagian tubuh jenazah Lina. ”Ini karena ada hal yang dianggap janggal, kemudian itu dimintakan otopsi ke polres. (Dari keterangan Rizky Febian) kalau lihat bibir (jenazah Lina) tuh ada kayak warna ungu ya dari (mulut ke dagu) warna biru gitu,” ucap Bahyuni Zaili, kuasa hukum Rizky Febian.

Sehari sebelum pembongkaran jenazah, Satreskrim Polrestabes Bandung mendatangi kediaman suami Lina, Teddy, di Jalan Neptunus, Kecamatan Margahayu, Kota Bandung. Mereka meminta keterangan dan mengambil sejumlah barang elektronik seperti ponsel serta CCTV.

Meski begitu, penyebab kematian Lina masih harus melewati penelitian laboratorium. Salah seorang anggota tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih dr Robert Tanjung menyatakan, kesimpulan bisa diketahui melalui pemeriksaan kadar racun di tubuh jenazah (toksikologi) ke Puslabfor.

Hasilnya diprediksi memakan waktu dua pekan. ”Toksikologi menjadi salah satu prosedur dalam melakukan otopsi, semuanya kita ambil. Kita lihat dulu dari fisik (jenazah) di luar dan dalam, lalu diambil sampel untuk kita periksa ke laboratorium di Puslabfor,” kata dia. (bbb/c6/ttg/jwc)

Loading...

Komentar