oleh

Pemkab Mamuju Gunakan Alat Pengacak Sinyal

MAMUJU–Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyerahkan “Jammer” atau alat pengacak sinyal telepon seluler kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.

Penyerahan alat peredam jaringan telepon seluler tersebut secara resmi diserahkan oleh Sandiman Muda Tata Kelola Keamanan Informasi dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Welly Puji Ginanjar kepada Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Mamuju H Tonga, di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Mamuju, Selasa.

Alat tersebut selanjutnya akan dikelola oleh Bidang Persandian, Diskominfo dan Persandian Pemkab Mamuju.

Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Mamuju H Tonga mengatakan, sebagai garda terdepan dalam pengamanan informasi, Dinas Kominfo dan Persandian dituntut mampu menjamin keamanan informasi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mamuju. “Sehingga, dengan adanya alat itu tentunya sangat membantu,” kata Tonga.

Ia menyatakan, pengamanan informasi sangat dibutuhkan agar kerahasiaan, keutuhan dan ketersediaan informasi dapat terjaga dari segala ancaman yang akan mengganggu keberlangsungan kinerja informasi.

“Mengamankan informasi tidak berarti menutup informasi, tapi memastikan informasi itu utuh tidak dimodifikasi dan tidak ‘hoax’ atau bohong, sehingga informasi yang disampaikan ke masyarakat jelas sumbernya bahwa dikeluarkan oleh pemerintah,” urai Tonga.

Terkait pelaksanaan sosialisai persandian dan pengamanan informasi, Pemkab Mamuju lanjutnya menyambut baik kegiatan tersebut.

Menurutnya, peran persandian sangat kompleks dan berat, keamanan informasi menjadi aspek penting mengingat bocornya informasi strategis akan berpengaruh terhadap kinerja birokrasi dan tingkat keberhasilan pelaksanaan kebijakan pemerintah di berbagai bidang.

Ia berharap, dengan sosialisasi tersebut peserta dari unsur perwakilan OPD Kabupaten Mamuju dapat paham tentang pentingnya pengamanan informasi sehingga dapat mengubah pola pikir, pola tindak, dan pola sikap dalam pengambilan keputusan yang berkontribusi positif terhadap pengamanan informasi. (ant)

Loading...

Komentar