oleh

Disnakerda Terus Tingkatkan Kualitas SDM Sulbar

MAMUJU — Selama 21 hari mengikuti pelatihan berbasis kompetensi jurusan komputer, sebanyak 25 orang masyarakat umum dinyatakan lulus dan berhak menerima sertifikat.

Kegiatan ini diselenggarakan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Sulbar bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Daerah (Disnakerda) Sulbar di SMK Negeri 1 Mamuju, 5 hingga 26 November 2019.

Kepala Disnakerda Sulbar Maddareski Salatin mengatakan, semua peserta dinyatakan lulus karena semuanya memenuhi standar yang ditentukan oleh instruktur. Seperti disiplin, proaktif, antusias dan skill terkait pengoperasian komputer.

“Apa yang kalian dapatkan saat ini saya anggap belum memenuhi tuntutan yang kita hadapi di era saat ini. Diera saat ini terjadi revolusi tekhnologi. Kita sudah tertinggal dengan negara luar. Saat ini mereka tidak lagi membicarakan 4.0, melainkan 5.0. Namun, meski tertinggal, kalian tidak perlu berkecil hati, karena kegiatan ini adalah awal untuk kita mengembangkan diri dan bersaing dengan mereka,” ujarnya.

Maddareski menambahkan, pelatihan ini tidak berhenti disini saja. Tahun depan, peserta ini akan difungsikan dan akan ditingkatkan lagi kompetensinya di Balai Besar Bekasi, Jawa Barat, tentunya dengan melakukan proses seleksi. Sehingga, peserta ini benar-benar memiliki keahlian di jurusan komputer dan diterima ke pasar kerja.

“Sasaran kita dengan adanya pelatihan ini, peserta bisa diakomodir oleh pengusaha berbasis komputer untuk bergabung di perusahaannya. Selain itu, peserta diharapkan menjadi wira usaha yang mencipatakan lapangan kerja di Sulbar,” ujarnya.

Kedepan, lanjut Maddareski, Kalimantan akan menjadi ibu kota negara dan pusat pemerintahan. Sulbar adalah salahsatu provinsi penyanggah di segala sektor, termasuk penyanggah SDM. Olehnya, kesempatan ini harus bisa dimanfaatkan agar tidak kalah bersaing dengan daerah lain di Indonesia.

“Saya berharap, ilmu yang sudah didapatkan terus di upgrade. Skill dan ketrampilan kalian harus terus di permantap. Kalian harus bisa mengisi kebutuhan perusahaan dan pemerintahan yang baru di Kalimantan,” ujarnya.

Untuk terus mengembangkan kualitas SDM Sulbar, 2020 Disnakerda Sulbar telah menganggarkan biaya pemagangan ke perusahaan-perusahaan besar di Jawa Timur. Pemagangan ini harus dilakukan, agar SDM Sulbar tidak kalah bersaing dan hanya menjadi penonton.

“Pemagangan adalah salahsatu kunci untuk putra-putri Sulbar bisa meningkatkan skill dan kompetensinya di segala bidang,” tutupnya. (ian/rs)

Loading...

Komentar