oleh

Disnakerda Sulbar Bakal Kirim 30 Orang ke Jepang

MAMUJU, RADAR SULBAR – Pemprov Sulbar segera menyeleksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sulbar dipekerjakan di Bidang Kesehatan di Jepang.

Kepala Disnakerda Sulbar Maddareski Salatin mengatakan, pihaknya bakal memberangkatkan 30 orang TKI sebagai langkah awal. Tapi itu adalah tenaga kerja pilihan yang sudah melalui tahapan seleksi. Seleksinya dilaksanakan oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Sulbar. Persyaratan kelulusan pun mengacu pada ketentuan dari pihak perusahaan Jepang selaku penyerap tenaga kerja.

Melalui P3MI, Pemprov melakukan kualifikasi kemudian mengadakan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) terhadap orang-orang yang akan diberangkatkan. Dia pun sudah memastikan bahwa pemberangkatan TKI dari Sulbar terkordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja, dengan mengacu pada UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia.

“Ketentuan seleksi itu dari pihak Jepang kemudian perusahaan disini (P3MI) yang akan melakukan seleksi,” terang Maddareski, ditemui di Kantor Gubernur Sulbar Kamis (17/10).

Lanjut Maddareski, pengiriman 30 orang adalah tahap awal. Tidak menutup kemungkinan kedepan akan menambah kuota pemberangkatan itu, apalagi, kata dia, pihak Jepang membutuhkan pekerja 380 ribu orang hingga 2025.

Sebelumnya, Pemprov Sulbar bersama perusahaan Jepang, Kaikoukai Healthcare Corporation menjalin kerjasama dalam pengembangan Rumah Sakit (RS) dan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya pada tenaga medis, paramedis, dan nursing care (care giver) atau perawat.

Itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM), bersama Chief Operating Officer Healthcare Corporation, Makoto Kawahara di Auditorium Lantai 4 Kantor Gubernur Sulbar, pekan lalu.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan, kerjasama tersebut bertujuan untuk mewujudkan pelayanan RS yang lebih optimal dan profesional, serta SDM dengan kualitas keterampilan berstandar internasional.

“Kerjasama ini sebagai bukti keseriusan Pemprov Sulbar untuk mewujudkan tenaga kerja yang terampil. Jadi, selamat bagi anak-anakku para tenaga medis yang ingin meningkatkan kualitasnya di Jepang,” ucap Ali. (imr/rs)

Loading...

Komentar