oleh

Membangun Kotaku di Kawasan Kumuh

POLEWALI MANDAR–Kelurahan Darma di Kabupaten Polewali Mandar, menjadi sasaran pelaksanaan Kotaku (Kota Tanpa Kumuh). Anggaran yang digolontorkan sebanyak Rp2 miliar untuk membenahi kawasan kumuh Kelurahan Darma seluas 31,60 kektare.

Titik sasaran penataan kawasan kumuh di Lingkungan Batubatu dengan membangun beberapa fasilitas pendukung. Diantaranya pembangunan jalan beton, drainase, paving blok, MCK Komunal, sumur bor dan plat deucker.

Peletakan batu pertama bantuan pemerintah untuk masyarakat (BPM) ini dilakukan Asisten Ekonomi Pembangunan, Pemkab Polewali Mandar, Sukirman Saleh, Team Leader OSP IX Sulbar, Bahrum Gasing, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Balitbangren Polman, Ahmad Rauf, Lurah Darma, Rahman Razak dan para lurah serta tokoh masyarakat.

Sukirman mengatakan program Kotaku ini menyasar kawasan kumuh sesuai dengan penetapan Surat Keputusan (SK) Bupati Polewali Mandar tahun 2017 tentang penetapan kawasan kumuh. Tahun 2019 ini program Kotaku menyasar empat kelurahan di Kecamatan Polewali dengan total anggaran 5,5 miliar.

“Khusus untuk Kelurahan Darma sebesar Rp 2 miliar diharapkan dapat mengatasi kawasan kumuh di wilayah ini. Selain itu saya berharap fasilitas yang dibangun melalui program ini dapat dipelihara dan dijaga masyarakat,” terang Sukirman Saleh.

Ia berharap masyarakat dapat mendukung dan menyambut baik program ini agar dapat berjalan dengan baik.
”Kami sangat meminta peran masyarakat untuk bisa merawat dengan baik sehingga pembangunannya dapat bertahan lama dan baik. Utamanya jalan yang telah dibangun agar tidak dilintasi truk yang bertonase besar,” tegasnya.

Team Leader OSP IX Sulbar Bahrum Gasing, program Kotaku ini tidak akan berjalan baik tanpa adanya dukungan pemerintah daerah, kelurahan dan masyarakat setempat. Ia berharap partisipasi masyarakat dalam mengawasi agar pelaksanaan program Kotaku dapat berjalan baik dan lancar.

Dalam program ini akan dibentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) disetiap lokasi program Kotaku yang beranggotakan masyarakat setempat. Selain itu juga akan dibentuk Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP).

Ditargetkan tahun 2019 ini, kawasan kumuh di Kecamatan Polewali akan tuntas. Program ini dilakukan sejak tahun 2015 lalu menyasar tujuh kelurahan dari sembilan kelurahan di Kecamatan Polewali. Hanya dua keluarahan yang tak memiliki kawasan kumuh yakni Pekkabata dan Madatte.

Lurah Darma, Rahmat Razak menambahkan, program Kotaku akan menyasar kawasan kumuh di Lingkungan Batu Batu. “Program ini akan membenahi drainase dan jalan lingkungan yang selama ini belum pernah tersentuh,” tandasnya. (mkb)

Komentar