oleh

Karateka Polman Rebut Sembilan Emas di Kejurnas Shotokai

POLEWALI MANDAR–Shotokai Polewali Mandar, Sulawesi barat, mengukir prestasi luar biasa. Lewat Kejurnas karateka Shotokai di Surabaya, Jawa Timur, berhasil keluar sebagai juara tiga nasional, dari 12 provinsi yang ikut. Dengan torehan medali, yaitu sembilan emas, empat perak, dan dua perunggu, dari 10 karateka yang dikirim.

Kejurnas Open 2019 mulai berlangsung, 25 hingga 30 Juni, lalu, tuan rumah Surabaya, keluar sebagai juara satu nasional. Shotokai Jawa Timur berhasil mengumpulkan 22 medali emas, disusul Nusa Tenggara Timur (NTT), 12 emas. Jawa Timur mengirimkan 50 karateka, dan NTT 35 karateka.

Kontingen karate Shotokai Kabupaten Polewali Mandar yang mewakili Provinsi Sulawesi Barat kembali mengharumkan nama daerah diajang nasional. Dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Shotokai Open 2019 di Surabaya Jawa Timur 25-30 Juni, kontigen karate Shotokai Polman meraih juara umum tiga nasional.

Tim Shotokai Polman yang berlaga di Kejurnas Karate di Surabaya ini hanya berjumlah 10 atlet. Tetapi prestasinya dapat membawa pulang sembilan emas, empat perak dan dua perunggu. Kejurnas karate Shotokai yang digelar di GOR Kodikmar Marinir AL Surabaya diikuti oleh 12 Provinsi ditambah tiga kontigen dari provinsi tuan rumah Jawa Timur.

Dalam kejurnas ini, kontingen tuan rumah Jatim dengan berkekuatan 50 atlet meraih juara umum dengan perolehan 22 emas. Kemudian juara umum dua diraih kontingen Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan 35 atlet meraih 12 medali emas dan juara umum tiga diraih kontingen Sulbar diwakili karateka Polman dengan 10 atlet meraih 9 emas, 4 perak dan 2 perunggu.

Manajer Kontingen Shotokai Polman, Armansyah Puang Kuma mengatakan, sembila emas yang diraih anak didiknya ini berasal dari nomor kata dan komite. Medali emas yang diraih dari nomor kata usia dini putra, oleh Muh Fahran Izzatul Ibad murid SDN 066 Pekkabata. Kemudian medali emas kedua raih nomor kata pra pemula Muh Rusnadi Pratama, murid SDN 028 Pekkabata, selanjutnya medali diraih Arya Muddatzir siswa SMPN 3 Polewali nomor kata pemula putra.

Nomor kumite usia dini putra kurang 30 kilogram juga mendapatkan medali emas melalui karateka Muh Fahran Izzatul Ibad. Pada nomor kumite pra pemula putra diatas 30 kilogram, juga meraih emas lewat Muh Rusnadi Pratama.

Kumite Pra Pemula putri minus 30 kg putri juga tak mau kalah.  Alsya Khairunnisa, siswi SDN 066 Pekkabata, ikut mempersembahkan emas. Begitu juga, kumite pemula putra minus 40 kilogram putra, Rafaat Fathi Arfandi siswa SMPN 3 Polewali, ikut mempersebahkan emas.

Selain itu medali emas juga nomor Kumite pemula diatas 50 kilogram putra melalui karateka Arya Muddatzir dan nomor Kumite junior putri diatas 59 kilogram melalui karateka Nurfatika Arsani Puang Kuma siswa SMAN 1 Polewali.

Sementara medali perak, diraih nomor kata pra pemula putra melalui, Pandu Wiratama Haris Syah,siswa SDN 007 Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo. Kemudian nomor kata pemula putra melalui karateka Rafaat Fathi, selajuntnya nomor kumite pemula putri melalui Nur Syinthia Ningsih siswa SMPN 3 Polewali dan nomor Kumite Under dan Senior minus 61 kg putri diraih karateka Nurul Fhadillah. Sementara dua medali perunggu diborong karateka Gibran Atthariq melalui nomor kata kadeq putra dan nomor kumite minus 52 kilogram putra kadet.

Menurut Armasyah, keberhasilan karateka Polman meraih juara umum tiga ini karena dukungan semua pihak, hingga bisa berlaga di Kejurnas Karate Shotokai Open di Surabaya. Selain itu, prestasi yang diraih 10 karateka Polman ini berkat persiapan dan gencar latihan sebelum mengikuti kejuaraan ini. (mkb)

Loading...

Komentar