oleh

Kanwil Kemenkumham Sulbar dan Kantor Imigrasi Mamuju Layak WBP

MAMUJU–Kanwil Kemenkumham Sulbar dan Kantor Imigrasi Kelas II Mamuju kini diusulkan untuk meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBP). Karena itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kemenkumham, Asep Kurnia, melakukan kunjungan, Selasa 23 Juli.

Dari hasil kunjungan itu, Asep cukup mengapresiasi sejumlah pembenahan pelayanan yang dilakukan jajaran Kemenkumham Sulbar. ”Rupanya, di kantor imigrasi sudah banyak perubahannya. Terutama, dalam peningkatan pelayanan publiknya,” jelas Asep, didampingi Kanwil Kemenkumham Sulbar, Harun Sulianto, saat bertandang ke redaksi Radar Sulbar.

Menurut Asep, ruangan publik sudah membaik. Sudah ramah HAM. Ada ruang laktasi bagi ibu menyusui, ruang membaca, ruang bermain anak dan situasinya nyaman. “Kalau di kantor saya pastikan semua orang akan nyaman di situ,” ucap Asep.

Ia juga menyinggung, Kantor Imigrasi Kelas II Mamuju, sudah membuat terobosan baru untuk melayani publik, yakni menerapkan sistem jemput bola. ”Jadi kalau ada yang lanjut usia mereka mengambil data biometriknya di sana. Lalu dibuatkan paspor di kantor,” jelas Asep.

Karenanya, ia berharap ketika penilaian nanti dari Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), hasilnya memuaskan. Bila sudah menjadi WBK, maka kanwil dan kantor imigrasi di Sulbar ini bisa menjadi percontohan di tanah air.

Sementara Kepala Kanwil Kemenkumham Sulbar, Harun Sulianto menyampaikan optimismenya dua kantor ini mendapat penilaian memuaskan. Pembenahan pelayanan terus dilakukan, guna mewujudkan target menjadi wilayah bebas korupsi tersebut.

Asep Kurnia bersama jajaran Kemenkumham Sulbar yang dipimpin Harun Sulianto, usai melakukan kunjungan, menyempatkan diri bersilaturahmi dengan jajaran redakasi Radar Sulbar. Rombangan diterima Direktur Radar Sulbar Mustafa Kufung dan Kepala Perwakilan FAJAR Sulbar, M Nasrun Nur. (r2)

Loading...

Komentar